Hati-hati! Renovasi Bagian Ini Bisa Alami Pemborosan

Hindari Lakukan Ini Agar Tak Mengalami Pemborosan Dalam Renovasi Rumah – Saat kamu sedang merenovasi rumah, mengalami over budget merupakan salah satu hal yang kemungkinan besar terjadi padahal bisa saja renovasi tersebut tak cukup signifikan untuk membuat nilai rumah menjadi lebih tinggi dari sisi tampilan maupun harga jual kembali rumah tersebut. Bagi kamu yang membeli rumah bekas, merenovasi rumah sepertinya sudahlah hal yang biasa dilakukan karena tentu kamu ingin rumah tersebut sesuai dengan keinginanmu. Saat ingin renovasi, pastikan kamu bisa membatasi diri dan menyeimbangkan antara budget yang kamu miliki dengan detail renovasi yang kamu inginkan, jangan malah terjadi pemborosan. Berikut ini beberapa contoh renovasi yang mahal dan malah dapat menghabiskan uangmu secara sia-sia jika tak dipikirkan matang :

Rumah Dengan Konsep Open Plan
Rumah Dengan Konsep Open Plan | Gbr : pinterest.com

Merobohkan dinding untuk membuat ruang lebih terbuka (open floor plan)

Style rumah open floor plan atau open plan (konsep rumah dengan meminimalisir penggunaan dinding sebagai sekat agar ruang terkesan lebih terbuka) sangat populer beberapa tahun terakhir ini dan memang dapat membuat ruang terlihat lebih besar. Namun melakukan hal ini ternyata ada konsekuensinya yang mungkin tak kamu sadari.

Merobohkan dinding yang menjadi penahan beban rumah dapat menimbulkan masalah. Namun, meski bukan penahan beban utama, sebaiknya dinding tak perlu dirobohkan. Struktur rumah dari awal dibuat dinding pada tempat tertentu pasti ada alasannya. Seiring waktu, dinding yang menghilang karena dirobohkan tadi akan menimbulkan dampak tertentu pada struktur rumah, misalnya dinding lainnya akan menurun kekuatannya.

Ganti Genting Pecah Dengan Yang Baru
Mengganti Genting Pecah Dengan Yang Baru | Gbr : pinterest.com

Memasang atap baru tanpa membuang lapisan atap lama

Jika atap rumahmu memiliki lapisan khusus diatasnya, sebaiknya perhatikan hal ini. Karena atap baru harganya tak murah, kamu mungkin akan coba berhemat dengan menggunakan lapisan atap lama. Padahal melakukan hal ini justru akan merepotkanmu untuk kedua kalinya suatu hari nanti. Hal ini disebabkan oleh jamur atau atap bocor yang sangat mungkin timbul lebih awal dari lapisan atap lama.

Jika kamu tidak membuang lapisan atap maka kamu tak tahu masalah apa yang ada dibawah lapisan tersebut. Selain itu, jika kamu sekedar menumpuk lapisan atap lama dengan baru, air hujan penyebab kelembaban bisa terperangkap disana yang secara otomatis malah dapat menambah beban berat untuk atap rumahmu yang biasanya cuma didesain untuk menopang atap satu layer saja.

Renovasi Dapur Sekedar Cat Kabinet & Memindahkannya Sedikit ke Atas Tidak Melakukan Pemborosan
Renovasi Dapur Tidak Mengalami Pemborosan Jika Sekedar Melakukan Cat Kabinet & Menggeser Sedikit ke Atas | Gbr : pinterest.com

Renovasi dapur secara total

Beberapa jenis renovasi dapur biasanya ada yang mahal, rumit atau butuh waktu tak sebentar. Merenovasi dapur secara total artinya kombinasi dari ketiganya. Tetapi, apa yang kamu pikirkan hingga ingin merenovasi dapur secara total? Sebelum melakukannya sebaiknya pikirkan tentang tujuan mengapa melakukan hal itu misalnya apakah kamu sangat hobi memasak? atau akankah dapur hanya kamu gunakan untuk dipajang saja?

Jika tujuan utama renovasi dapur adalah untuk meningkatkan nilai jual kembali rumahmu, sebaiknya kamu pikirkan lagi mengenai renovasi total ini. Lakukan saja renovasi seperlunya. Mengapa? Karena merenovasinya total dengan biaya tak sedikit, efeknya untuk meningkatkan nilai rumah tak terlalu signifikan dibandingkan merenovasi fasad bagian depan rumah dimana hal ini menjadi faktor utama seorang suka terhadap sebuah rumah atau tidak. Artinya apa yang kamu pikir ideal belum tentu sama bagi orang lain.

Ruang Rapat Dengan Jendela Besar Sedari Awal Pembangunannya
Ruang Rapat Dengan Jendela Besar Sedari Awal Pembangunannya | Gbr : pinterest.com

Menambah jendela rumah

Cahaya alami sangatlah meningkatkan kualitas pada sebuah rumah. Namun, kamu tak perlu berlebihan misalnya dengan menambahkan jendela kaca di bagian atap. Jika rumahmu sedari awal tak memiliki jendela atau sejenisnya kamu tak perlu melakukannya. Membuat ventilasi seperti jendela atau pintu yang awalnya rumah itu memang tidak didesain untuk itu dapat menyebabkan masalah. Misalnya masalah terkait efisiensi energi, kebocoran dan sebagainya.

Menghias Halaman Depan Rumah Dengan Terlalu Banyak Tanaman Justru Terkesan Berlebihan Pemborosan
Menghias Halaman Depan Rumah Dengan Terlalu Banyak Tanaman Justru Terkesan Berlebihan | Gbr : pinterest.com

Memprioritaskan ego untuk sekedar pamer

Sangatlah wajar bagi pemilik rumah untuk memiliki kebanggan tersendiri pada rumah mereka. Tetapi terkadang pemilik rumah justru terjebak untuk merenovasi rumah hanya karena tampilannya saja untuk sekedar pamer ke orang lain. Mereka mengabaikan pentingnya struktur dan kualitas bangunan karena terlalu fokus pada estetika rumah. Mungkin merenovasi kamar tidur atau menambahkan sunroom (ruang penuh dengan pencahayaan alami yang biasa digunakan untuk menikmati pemandangan diluar rumah) terkesan menyenangkan padahal hal ini tak terlalu berpengaruh banyak pada nilai jual kembali sebuah rumah. Nilai jual rumah cukup meningkat bila yang direnovasi adalah atap dan area rumah yang memang rusak. Artinya kini calon pembeli rumah tak hanya fokus pada tampilan saja.

Meskipun tampilan fasad depan cukup penting bagi pembeli rumah, terlalu fokus pada fasad-pun juga tidak baik. Lihat juga halaman depan rumah, jika tanamannya layu, sirami dan pupuk hingga tanaman hijau kembali. Kamu tak perlu menghabiskan banyak uang untuk mengganti dan menambahkan tanaman baru, rawat saja tanaman yang ada. Intinya kamu tak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk merenovasi karena itu artinya kamu menyenangkan selera pribadimu, belum tentu calon pembeli rumahmu juga berpendapat sama.

Kasus seperti ini pernah terjadi sebelumnya, dimana pemilik rumah lama berusaha mempercantik halaman rumah mereka dengan segala tanaman baru agar terlihat segar saat calon pembeli melihatnya. Namun, setelah rumah laku terjual yang dilakukan oleh pemilik rumah yang baru adalah menyingkirkan tanaman tadi dan membuat area tersebut sebagai area taman dengan rumput diganti batu taman dan lainnya sesuai selera mereka pribadi. Bukankah hal yang dilakukan pemilik rumah lama jadi sebuah pemborosan?

Terima kasih telah membaca artikel Hati-hati! Renovasi Bagian Ini Bisa Alami Pemborosan. Adakah tips lain yang kalian ketahui tentang perawatan taman? Share di kolom komentar ya.. Jika Kamu ingin bangun rumah, kebutuhan renovasi rumah, bangun kost, gudang dsb atau sekedar konsultasi rumah, desain rumah di Jogja dengan Kontraktor Jogja yang berpengalaman? Hubungi Reka Persada  | Telp/SMS/WA : 081 328 800 516 | Mail : office@rekapersada.com

Leave a Reply

%d bloggers like this: