Rumah Tumbuh, Bangun Rumah Bertahap Sesuai Dana

Rumah Tumbuh – Semakin mahalnya harga rumah di kawasan perumahan, membuat calon pemilik rumah terkadang mengurungkan niatnya membeli rumah dan lebih memilih membangun rumah sendiri dari awal mulai dari lahan kosong. Selain lebih bisa disesuaikan dengan dana yang dimiliki saat ini, juga lebih bisa menjaga kualitas bahan bangunan yang digunakan dalam proses pembangunannya.

Namun, meski sudah mengumpulkan dana dan siap untuk membangun rumah, terkadang rumah yang diimpikan ternyata nilainya lebih tinggi dari biaya awal yang diperkirakan. Ketika menghadapi hal ini, dan tak ingin terlilit hutang di bank, pilihan yang harus diambil hanya ada 2, yang pertama yaitu tetap membangun rumah dengan menurunkan standar keinginan rumah impiannya, misalnya yang awalnya ingin membuat 2 lantai menjadi 1 lantai saja atau pilihan kedua yaitu menunda pembangunan rumah yang harusnya bisa dilakukan saat ini menjadi beberapa tahun yang akan datang sambil mengumpulkan dana lagi demi rumah impian tercapai.

Rumah Tumbuh Renovasi Rumah 1 Lantai Menjadi 2 Lantai (6)

Masalah akan terselesaikan bila kamu memilih pilihan yang pertama dengan konsekuensi mengorbankan rumah tersebut, tak sepenuhnya sesuai impianmu. Tetapi bila kamu memilih pilihan yang kedua, masalah lain mungkin saja timbul misalnya harga material dalam beberapa tahun akan datang yang tentunya akan selalu naik, jadi biaya pembangunan rumah tentu sudah tak seperti yang saat ini kamu perhitungkan lagi. Ujung-ujungnya, pembangunan rumahmu tak pernah dimulai.

Lalu, adakah solusinya?

Tentu ada, kamu bisa membangun rumah dengan menggunakan konsep rumah tumbuh dimana pembangunan rumah dilakukan bertahap dan sesuai kemampuanmu. Meskipun membangun rumah dengan konsep ini membutuhkan waktu relatif lama namun kamu tetap bisa memiliki rumah sesuai impianmu. Mau tahu lebih detail? Yuk kita bahas..

Dengan konsep rumah tumbuh, kamu dapat menyesuaikan pembangunan rumahmu sesuai dana yang kamu miliki saat ini namun tetap memperhatikan tampilan eksterior rumah. Konsep ini pun ada 2 jenis yaitu

– Rumah Tumbuh Vertikal

Yaitu konsep rumah dengan penambahan bangunan yang berisi ruang dilakukan ke atas misalnya rumah 2 lantai atau lebih. Saat kamu memilih konsep ini, artinya di awal pembangunan rumah sudah diperhatikan struktur rumahnya akan dibuat berapa lantai nantinya.

– Rumah Tumbuh Horizontal

Yaitu konsep rumah dengan penambahan bangunan yang berisi ruang-ruang dengan arah menyamping (bisa samping kanan, kiri atau belakang). Seperti konsep vertikal yang memperhatikan struktur di awal, konsep ini tentu lebih memperhatikan luas lahan yang akan digunakan.

Jika kamu ingin menggunakan konsep ini, pastikan perencanaan dilakukan dengan matang mulai dari pemilihan konsep apakah horizontal atau vertikal, penentuan denah untuk keseluruhan bangunan kedepannya, alokasi dana, kebutuhan ruang keseluruhan bangunan, hingga style desain rumah. Untuk itu, kamu bisa berkonsultasi dulu dengan arsitek seperti misalnya berkonsultasi pada jasa kontraktor jogja yang memiliki arsitek yang berpengalaman. Kalau memungkinkan, gunakan jasa kontraktor yang membangun rumahmu dari awal hingga akhir rumahmu jadi secara keseluruhan nanti untuk menghindari perbedaan persepsi pembangunan rumahmu.

Butuh jasa bangun rumah di Jogja? Telp/SMS/WA : 081 328 800 516

9 thoughts on “Rumah Tumbuh, Bangun Rumah Bertahap Sesuai Dana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *