Saat Memilih Arsitek, Pertimbangkanlah 5 Hal Ini!

Jika kamu ingin jenis makeup acara pernikahan yang natural, tentunya kamu akan memilih makeup artist yang terbiasa makeup dengan style itu, bukan cari yang bikin pangling. Sama halnya dengan arsitek, mereka tentu memiliki style dan spesialisasi masing-masing. Misalnya ada 2 arsitek yang almamaternya sama dengan teknik pembelajaran di kampus yang  tentunya sama pula, hasil gambar rumah/bangunan yang mereka ciptakan tentu akan berbeda. Itulah kenapa memilih arsitek yang tepat merupakan bagian penting saat merencanakan pembangunan rumah. Dengan memilih arsitek yang memiliki style dan selera yang mirip dengan keinginanmu, hal ini tentu akan memudahkanmu mendesain rumah yang kamu ingingkan. Pertimbangkanlah hal ini saat memilih arsitek dan kamu akan lebih mudah mengeksekusi project yang ingin kamu kerjakan.

Memilih Arsitek Secara Online
Cari Arsitek Juga Bisa Dilakukan Secara Online
Gbr : pinterest

Riset Online
Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengerucutkan tujuanmu. Misalnya tujuanmu adalah ingin membangun rumah, bukan kontraktor yang kamu cari, melainkan arsiteknya dulu. Mulailah dengan mencari arsitek di sekitarmu. Lihat pada website atau sosial media mereka dan lihatlah apakah proyek yang pernah mereka kerjakan mirip dengan apa yang kamu inginkan? Ada arsitek yang spesialisasinya membuat rumah dengan desain etnik, classic dan sejenisnya dan ada pula yang lebih fokus pada desain rumah modern dan minimalis. Portofolio online adalah cara termudah untuk mengetahui apakah seleramu cocok dengan mereka.

Mintalah Referensi
Jika kamu ingin tahu bagaimana cara seorang arsitek berkomunikasi dengan pemilik rumah, mintalah referensi. Kamu bisa menanyakan ke teman atau ke sosial mediamu adakah diantara kenalanmu yang memiliki rekomendasi tertentu? Kamu juga bisa cek review orang lain dari internet. Jika hal ini tak cukup membantumu, kamu bisa melakukan cara yang lebih to the point yaitu dengan datang langsung ke kantor arsitek tersebut lalu mintalah referensi untuk menghubungi konsumen lama mereka, itupun jika mereka mau memberikannya.

Jika kamu sudah mendapatkan orang yang bisa dijadikan referensi, yang terpenting tanyakan timeline, cara berkomunikasi & kerjasamanya, dan apa yang mereka rasakan pada rumah yang telah dibuat oleh arsitek tersebut. Tanyakan juga hal apa yang tak mereka sukai saat bekerjasama dengan arsitek itu. Pertimbangkanlah komentar mereka dan sesuaikan dengan kebutuhanmu. Misalnya, jika kamu ingin komunikasi yang intens setiap saat dilakukan, padahal arsitek tersebut tak bisa sesering itu komunikasi dengan konsumennya, artinya kamu tidak cocok, silakan pilih yang lain.

Cek ketersediaan
Pemilik rumah biasanya cukup kaget dengan penuhnya jadwal seorang arsitek. Timeline dan waktu terkadang tak sejalan dengan arsitek yang potensial. Artinya, arsitek yang bagus dan potensial untukmu, biasanya sudah memiliki antrian proyek yang akan dikerjakannya, sehingga tak punya banyak waktu untuk diskusi intens dengan calon konsumen baru. Jika kamu mencari arsitek yang dapat dengan cepat merencanakan rumahmu, jangan cari yang sedang mengerjakan banyak proyek karena secara otomatis kamu berada di antrian paling belakang. Proses mendesain rumah memerlukan waktu yang tak sebentar, jadi pastikan arsitekmu mampu menangani permintaan gambarmu sesuai waktu yang disepakati.

Menghitung Biaya Bangun Rumah
Tanyakan Jasa Desain Untuk Memperkirakan Total Biayanya
Gbr : pinterest

Harga
Biaya desain tentunya perlu dipertimbangkan saat memilih arsitek. Biasanya mereka memasang tarif berdasarkan luas bangunan, bukan perjam pertemuan. Tetapi, alangkah lebih baik jika menanyakan lebih dulu sehingga bisa diperkirakan berapa banyak yang akan kamu keluarkan. Ingat, proyekmu bisa lebih kecil dan lebih besar dari yang kamu perkirakan terutama setelah dengar dan mendapat masukan-masukan baru dari arsitekmu tersebut, mungkin akan ada hal yang kamu kurangi atau bahkan tambahkan. Siapkan budget khusus dan pilihlah arsitek yang dapat mengeksekusi keinginanmu kedalam gambar, namun masih di kisaran harga yang kamu mampu.

Jadwalkan pertemuan
Sebelum membuat keputusan final, jadwalkan untuk bertemu dengan 2 aau 3 arsitek potensial yang nantinya akan kamu pilih. Bertemulah secara langsung, dan lihat bagaimana bila kalian akan bekerjasama nantinya. Mendesain rumah merupakan proses kolaborasi antara kamu sebagai pemilik rumah dan pendesainnya (arsitek), untuk itu bekerjalah dengan orang yang dapat berkomunikasi denganmu secara lancar. Tanyakan langsung mengenai selera dan spesialisasi serta proses desain secara umum. Berapa lama membuat desainnya? Berapa pertemuan yang kamu butuhkan? Apa yang dilakukan bila mengusulkan perubahan saat setelah perencanaan lengkap dilakukan. Setelah kamu menginterview beberapa arsitek, pilih salah satu yang paling mendekati seleramu. Jika gambar desain rumah akan berlanjut ke pembangunan rumah, coba tanyakan ke arsitek pilihanmu, apakah dia memiliki rekomendasi kontraktor untuk membangun rumahmu tersebut? Dari sini kamu tak perlu pusing lagi mencari kontraktor yang pas untuk mewujudkan rumahmu dari gambar menjadi bangunan yang bisa dihuni.

Terima kasih telah membaca artikel Saat Memilih Arsitek, Pertimbangkanlah Hal Ini!. Jika Kamu ingin bangun rumah, kost, gudang dan sebagainya? Atau sekedar ingin konsultasi rumah, desain interior, bangun rumah, renovasi rumah di Jogja dengan Kontraktor Jogja yang berpengalaman? Hubungi Reka Persada  | Telp/SMS/WA : 081 328 800 516 | Mail : office@rekapersada.com

One thought on “Saat Memilih Arsitek, Pertimbangkanlah 5 Hal Ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *